Inggris imbangi bermain melawan Slovakia tanpa gol

Inggris imbangi bermain melawan Slovakia tanpa gol

Inggris imbangi bermain melawan Slovakia tanpa gol, dalam laga pamungkas Grup B Piala Eropa 2016 di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, pada Senin (20/6/2016) waktu setempat.

Dengan hasil ini, Inggris pun lolos ke babak 16 besar dengan menempati urutan ke-2. Mereka mengemas lima poin, atau terpaut satu angka dari sang juara grup, Wales, yang pada saat bersamaan menang 3-0 atas Rusia.

Adapun Slovakia menduduki peringkat ke-3 dengan perolehan empat poin. Namun, Slovakia masih berpeluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Saat melawan Slovakia, Inggris tampil sangat dominan sepanjang laga. Berdasarkan statistik UEFA, Inggris mencatatkan 58 persen penguasaan bola.

Inggris imbangi bermain melawan Slovakia tanpa gol

Bukti sahih dominasi Inggris atas Slovakia juga terlihat jelas dari segi jumlah peluang. Dalam waktu 90 menit laga, Inggris melepaskan 27 tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran.

Inggris mengawali penetrasinya terhadap Slovakia pada menit ke-8. Memanfaatkan umpan silang, Jamie Vardy mengarahkan bola kepada Sturridge. Namun, bek Slovakia, Peter Pekarik, dengan cekatan menghalau bola.

Tim asuhan Roy Hodgson kembali menebar ancaman pada menit ke-15 melalui upaya Jordan Henderson. Kapten Liverpool itu mengontrol umpan dari Adam Lallana dan langsung berbalik badan untuk melepaskan tembakan voli.

Beruntung bagi Slovakia. Tendangan Henderson itu masih bisa diblok dan menghasilkan tendangan sudut untuk The Three Lions, julukan timnas Inggris.

Inggris imbangi bermain melawan Slovakia tanpa gol

Pada menit ke-33, Inggris menciptakan peluang lewat sepakan Lallana. Namun, kiper Slovakia, Matus Kozacik, dengan cekatan mampu menepis tendangan Lallana. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-53, Inggris kembali memiliki peluang yang diciptakan oleh Nathaniel Clyne. Bek sayap lincah Liverpool itu sudah tinggal berhadapan dengan Kozacik, tetapi tendangannya masih bisa ditepis.

Demi menambah daya gedor, Inggris kemudian menarik keluar Jack Wilshere dan Lallana. Posisi kedua pemain tersebut digantikan oleh Wayne Rooney dan Dele Alli.

Kehadiran Rooney dan Alli memang meningkatkan intensitas permainan Inggris. Kendati begitu, pertahanan Slovakia masih tampil perkasa dalam membendung berbagai serangan Inggris.

Memasuki interval ketiga, Inggris menurunkan Harry Kane untuk menggantikan Daniel Sturridge. Akan tetapi, Inggris masih sulit untuk mencetak gol kemenangan.

Hingga wasit Carlos Velasco meniup peluit panjang, tak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Laga pun berakhir imbang tanpa gol.