Duka Chapecoense

chape

Suasana duka sedang menyelimuti Brazil.

Tragedi pesawat di Kolombia, Selasa (29/11/2016) kemarin, menewaskan nyaris seluruh tim utama Chapecoense yang sejatinya akan bertanding dalam partai leg pertama final Sudamericana–yang kira-kira setara dengan Liga Europa di UEFA.

Ada total 81 orang yang turut serta di dalam pesawat tersebut; 72 penumpang dan sembilan kru penerbangan. Sejauh ini cuma enam orang yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, empat di antaranya merupakan pemain Chapecoense, yakni bek Alan Ruschel, kiper Danilo, kiper cadangan Jakson Follmann, dan menyusul kemudian pemain bertahan Helio Hermito Zampier Neto.

Kecelakaan tragis itu sudah sedemikian menyedot perhatian dunia sepakbola. Ucapan duka dan belasungkawa terus mengalir. Presiden Brasil Michel Temer langsung mengeluarkan pernyataan dan pada prosesnya ‘Negeri Samba’ memasuki tiga hari masa berkabung nasional.

Tak dimungkiri bahwa selimut duka itu saat ini masih sangat tebal menyelubungi Chapecoense. Tapi klub Serie A Brasil itu juga tetap berusaha sebisa mungkin bersikap tegar. Tekad bangkit pun sudah disuarakan.

“Kami akan merestrukturisasi klub, mendatangkan pemain-pemain baru, mengadakan banyak rapat, dan bersabar dalam mengarungi Brasiliero, sebuah turnamen yang amat penting buat kami,” kata Wakil Presiden Chapecoense Ivan Tozzo.

“Kami bertekad bangkit dan terus melangkah maju tahun depan,” lanjutnya seperti dikutip Reuters.