Andrea Belotti sang “ayam jantan” dari Torino

belotti

Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, melihat 11 banteng kala timnya sukses menundukkan AS Roma 3-1, Minggu (25/9/2016). Namun, dia seperti lupa bahwa dalam timnya juga terdapat “seekor ayam jantan” bernama Andrea Belotti.

Il Toro alias Sang Banteng adalah julukan Torino. Terasa wajar jika Mihajlovic menganalogikan daya juang hebat timnya dengan hewan bertanduk tersebut.

Akan tetapi, inspirasi utama dari kemenangan Sang Banteng atas Roma justru adalah ayam jantan. Penyerang Torino, Andrea Belotti, adalah Si Ayam Jantan yang dimaksud.

Gol pembuka kemenangan Torino atas Roma diciptakan oleh Belotti. Seusai bikin gol seperti biasa Belotti membuka kelima jari dan meletakkannya tepat di atas kepala hingga menyerupai jengger ayam.

Il Gallo (Sang Ayam Jantan) merupakan julukan Belotti. Pada Serie A 2016-2017, ia sudah lima kali memeragakan selebrasi khasnya.

Ayam adalah hewan yang sering dilihat Belotti semasa kecil. Bibi penyerang berusia 22 tahun itu memiliki usaha peternakan ayam.

Tetapi, inspirasi selebrasi Belotti ternyata tak datang dari sana, melainkan sang sahabat karib, Juri Gallo. Jika diterjemahkan, nama belakang teman akrab Belotti itu bermakna ayam jantan.

“Berlari di segala tempat, lebih banyak ketimbang pemain lain,” demikian ulasan media Italia, Sportmediaset, terhadap performa Belotti saat menghadapi Roma.

Sang Ayam Jantan secara luar biasa selalu mampu memberikan kengerian bagi pasukan serigala Roma. Selain bikin sebiji gol, Belotti juga memicu hadiah penalti bagi Torino yang kemudian sukses dieksekusi Iago Falque.

Tak sedikit kini yang menyebut bahwa Belotti adalah striker “nomor sembilan” sejati yang dirindukan penikmat sepak bola Italia. Selain memiliki daya penciuman kuat terhadap gol, eks striker Palermo itu juga akurat dalam menembak.

Gennaro Gattuso, figur yang pernah membesut Belotti di Palermo tak ragu mengkomparasikan anak didiknya dengan penyerang legendaris Milan dan Ukraina, Andriy Shevchenko.

“Setelah Sheva, saya melihat cuma Belotti yang mampu melepas 15 sampai 20 tembakan dalam latihan dan selalu mengarah ke gawang,” ujar Gattuso di Mediagol.

Gattuso tak asal bicara. Belotti telah menunjukkan bahwa ia adalah tipikal penyerang “nomor sembilan” sejati. Musim ini, Sang Ayam Jantan rata-rata bikin sebiji gol saban mentas selama 59 menit di pentas Serie A.

Rasio menit per gol Il Gallo merupakan yang terbaik di antara striker-striker jempolan di Eropa termasuk Sergio Aguero (Manchester City), Edinson Cavani (PSG), bahkan Lionel Messi (Barcelona)!

“Saya tak akan membuat batasan. Sebab, saya mesti siap dalam situasi apa pun untuk mengambil kesempatan yang datang,” tutur Belotti.

Terbukti bahwa sejauh ini Sang Ayam Jantan nyaris selalu berhasil mematuk setiap kans yang melintas di hadapannya.